BERITA

Berita
10 Maret 2025

Gubernur Sumut Bobby Nasution Mulai Benahi Infrastuktur Kepulauan Nias Tahun Ini

Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution  mulai memperbaiki infrastruktur di Kepulauan Nias, tahun ini. Hal tersebut disampaikannya saat  meninjau jalan rusak di ruas Jalan Gunungsitoli - Nias Utara, Senin (10/3/2025).
 
"Infrastuktur di Kepulauan Nias ini penting untuk kebutuhan logistik, pangan, dan ini harus diperbaiki," kata Bobby Nasution.
 
Diakuinya, untuk perbaikan jalan rusak di ruas jalan Gunungsitoli menuju Nias Utara, belum dianggarkan di APBD 2025. Karena itu, Ia akan melakukan pergeseran anggaran, sehingga jalan rusak tersebut segera dikerjakan tahun ini.
"Insya Allah, nanti tahun ini dikerjakan kurang lebih 15 km (ruas jalan Gunungsitoli menuju Nias Utara), dari Gunungsitoli sampai perbatasan Nias Utara, " ujar Bobby Nasution.
 
Bobby Nasution juga menyebut Kepulauan Nias bagian dari salah satu prioritas pembangunannya. Selama kunker di Kepulauan Nias, Bobby Nasution akan melihat permasalahan apa saja dan segera menyelesaikannya.

Pada Minggu (9/3/2025), Bobby Nasution telah meninjau Jembatan Oyo yang rusak diterjang banjir di Nias Barat. Pemprov Sumut pun akan menggelontorkan anggaran sebesar Rp40 miliar untuk perbaikan jembatan tersebut. Selain jembatan, Pemprov juga akan memperbaiki jalan dari Simpang Miga hingga Sirombu dengan anggaran sebesar kurang lebih Rp350 miliar.
 
Bobby juga meninjau jalan di beberapa titik ruas jalan Gunungsitoli dan Nias Utara. Jalan tampak sangat rusak. Mobil, sepeda motor, hingga truk tampak berhati-hati saat melewati jalan yang rusak tersebut.
 
Menurut Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Sumut Topan Ginting,  perbaikan infrastruktur di Kepulauan Nias merupakan bagian dari prioritas Bobby Nasution sebagai Gubernur. Untuk itu, Bobby akan melakukan perbaikan infrastuktur secara signifikan di Kepulauan Nias selama lima tahun ke depan.
 
"Untuk menyelesaikan pembangunan di Nias, dilakukan secara bertahap," kata Topan.
 
Agustina Zega, warga Gunungsitoli mengatakan, jalan yang berada di depan rumahnya tersebut telah lama rusak. Kerusakan tersebut tentu mengganggu aktivitas warga sehari-hari. Ia berharap perbaikan segera dilaksanakan mengingat pentingnya fungsi jalan tersebut.
 
Turut hadir dalam kunjungan tersebut, Bupati Gunungsitoli, Bupati Nias Utara, Kepala Dinas Perhubungan Sumut Agustinus, Kepala Dinas Pendidikan Sumut Haris Lubis.

sumber : Diskominfo Sumut
Berita
07 Maret 2025

Bersama Forkopimda dan Kabupaten/Kota, Gubernur Bobby Nasution Terus Perkuat Kolaborasi Membangun Sumut

Setelah dilantik menjadi Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution bersama Wakil Gubernur (Wagub) Sumut Surya, terus memperkuat kolaborasi membangun Provinsi Sumut. Kolaborasi dengan Pemerintah Pusat, Forkopimda Sumut, dan Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota se-Sumut.
 
“Kolaborasi dengan semua pihak sangat penting untuk membangun daerah, serta menyelaraskan program dengan pemerintah pusat,” ujar Bobby Nasution di Medan, Jumat (7/3).
 
Pentingnya terus memperkuat kolaborasi juga ditegaskan Bobby Nasution dalam rapat paripurna DPRD Sumut, di ruang paripurna gedung dewan, baru-baru ini.
“Proses Pilkada telah berlalu, kita berharap hasil Pilkada ini adalah kita semua sebagai pemenang. Kita semua merasakan pembangunan yang akan dilakukan bersama-sama. Untuk itu, kami menjadi gubernur dan wakil gubernur harus bisa belajar dari kepemimpinan sebelumnya. Sejarah yang baik adalah cerminan bagi kita untuk belajar melangkah dan menyempurnakan pembangunan di Sumut,” kata Bobby di hadapan anggota dewan, Senin (3/3) lalu.
 
Suami Kahiyang Ayu itu pun menyampaikan rasa hormat dan penghargaan setinggi-tingginya kepada para pemimpin Sumut sebelumnya, baik kepada Agus Fatoni, Edy Rahmayadi, Hasanuddin, T Erry Nuradi, dan lainnya, yang sudah membangun, mempertahankan, menyejahterakan masyarakat Sumut, dari hari ke hari dan waktu ke waktu.

“Oleh karena itu, ini merupakan PR yang harus terus dilakukan bersama-sama, bukan hanya dari kami eksekutif saja, namun kebersamaan kolaborasi berkesinambungan antara eksekutif dan legislatif. Kami yakini ini akan terus dan harus kita perkuat kolaborasi. Melalui pembangunan Sumut, menjadi tugas bersama memerlukan kesinambungan kebijakan dan keterlibatan semua pihak,” katanya.  

Pada saat mengikuti retret seminggu lebih, Bobby Nasution mendapati banyak sekali penjelasan tentang Asta Cita, yang disampaikan para Menteri dan Kepala Badan. Untuk itu, lanjut Bobby, penjelasan Asta Cita dan pembangunan masa depan untuk mencapai Indonesia Emas 2045 perlu dilakukan kesinambungan, keselarasan antara pemerintah pusat dan pemerintah provinsi, kabupaten/kota, perlu diperkuat agar semakin mempertajam penyempurnaan atau pelaksanaan Asta Cita yang ada di Provinsi Sumut, ke depannya.  

Diketahui sejumlah program prioritas Kolabroasi Sumut Berkah yakni peningkatan kualitas SDM, menjaga stabilitas makro ekonomi, meningkatkan kualitas tata kelola pemerintah, mengembangkan dan menata infrastruktur yang berkualitas, estetik dan ramah lingkungan, memperkuat ketahanan sosial, budaya untuk membangun Masyarakat Sumut yang Tangguh. Pada kepemimpinan Bobby Nasution dan Surya, juga mempunyai program prioritas plus yakni program khusus di setiap daerah berbasis kedaerahan. 
 
“Kami percaya seluruh komponen di Sumut bisa mendukung dan mensuport seluruh program yang akan dijalankan. Untuk mencapai Indonesia Emas 2045, kami Pemerintah Provinsi Sumatera Utara juga mendukung penuh Forkopimda, TNI, POLRI, Kejaksaan untuk melakukan aksi, gerakan, gebrakan apapun itu, secara bersama-sama melakukan pencegahan dari narkoba,” ucap Bobby.
 
Disampaikan juga, untuk memperkuat kolaborasi pembangunan daerah, berencana mengunjungi Kabupaten Nias. Tidak hanya itu, Bobby juga sudah merencanakan program khusus untuk pembangunan Nias, yaitu program khusus yang diterapkan berdasarkan kebutuhan daerah. 

Dukungan Kolaborasi Sumut Berkah juga disampaikan seluruh Forkopimda seperti Pangdan I/BB Rio Firdianto, Kapolda Sumut Whisnu Hermawan Februanto, Kajati Sumut Idianto, Ketua DPRD Sumut Erni Ariyanti, Komandan Lantamal I Jasiman Purba, Kabinda Sumut Muhmmad Nasrullah Nasution, dan Komandan Lanud Soewondo Sonni Benny Simanjuntak. Begitu juga dengan kepala daerah baik Pemkab dan Pemko.

Kapolda Sumut Whisnu Hermawan menyambut baik kepemimpinan Bobby Nasution dan Surya, sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Sumut periode 2025-2030. Dirinya berharap Provinsi Sumut akan semakin berkembang, maju, dan Sejahtera. 
 
“Kami siap mendukung program-program yang membawa kebaikan untuk masyarakat Sumut,” ucapnya.
 
Sementara Komandan Lanud Soewondo Sonni Benny Simanjuntak juga berharap kepemimpinan Bobby Nasution dan Surya dapat amanah. Sekaligus menjadi sebuah tantangan besar untuk membawa Sumut ke arah yang lebih baik, maju, sejahtera, dan berdaya saing.
 
Pihaknya percaya bahwa dengan visi dan misi yang jelas, kerja keras yang tiada henti, serta komitmen untuk memperjuangkan kepentingan rakyat, Bobby Nasution dan  Surya mampu mengatasi setiap tantangan dan mencipatakan peruabahan yang signifikan menju Indonesia Emas 2045.

Dukungan juga disampaikan oleh Bupati Samosir Vandiko T Gultom. Ia mengaku siap bersinergi dengan Pemprov Sumut dan mewujudkan Asta Cita Presiden RI. 

Dia juga optimis, kepemimpinan Bobby Nasution akan membawa Sumut lebih sejahtera. “Lebih memahami dan menyelesaikan kebutuhan masyarakat, selama 5 tahun kami menaruh harapan besar agar pembangunan di Samosir semakin baik terutama jalan,” kata Vandiko.

sumber : Diskominfo Sumut 
Berita
03 Maret 2025

Dalam Dua Tahun, Bobby Nasution Targetkan Seluruh Wilayah Sumut Tercover UHC

Kesehatan menjadi salah satu program priortas Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution. Ia pun menargetkan seluruh wilayah Sumut sudah tercover program Universal Health Coverage (UHC) dalam dua tahun, yaitu program jaminan kesehatan yang bertujuan memberikan akses pelayanan kesehatan yang adil dan berkualitas kepada seluruh masyarakat.
 
Hal tersebut disampaikan Bobby Nasution pada Rapat Paripurna DPRD Sumut dalam Rangka Penyampaian Pidato Sambutan Gubernur Sumut Masa Jabatan 2025-2030, di Ruang Rapat DPRD Sumut, Jalan Imam Bonjol, Medan, Senin (3/3). Rapat paripurna  tersebut dipimpin oleh Ketua DPRD Sumut Erni Aryanti.
 
Disampaikannya, kesehatan merupakan salah satu program prioritas yang sangat penting. Apalagi, dengan melihat rendahnya harapan hidup, tingginya prevalansi stunting, maraknya penyakit menular, dan perlindungan jaminan kesehatan masyarakat yang perlu terus ditingkatkan. Hal tersebut menjadi tantangan yang perlu mendapat penanganan khusus.
Disebutkannya, saat ini dari 33 kabupaten/kota, baru 11 kabupaten/kota yang sudah tercover dengan program UHC, sedangkan 22 kabupaten/kota lagi belum. Untuk itu, ditargetkan, dalam dua tahun mendatang, seluruh 33 kabupaten/kota di Sumut sudah tercover program UHC.
 
"Tentunya kita harus bisa memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Dari 33 kabupaten/kota, baru 11 kabupaten/kota yang tercover UHC (Universal Health Coverage). Dalam kesempatan ini, kami menyampaikan Insya Allah, dalam waktu 2 tahun ke depan kami memastikan seluruh wilayah di Sumut harus mencapai UHC. Sehingga Sumut mencapai UHC di 33 kabupaten/kota,” sebutnya.

Untuk itu, katanya, perlu dukungan dan keterlibatan semua pihak terkait. Terutama dari pemerintah kabupaten/kota yang ada di Sumut.
 
“Kami berharap seluruh kabupaten/kota memastikan keterlibatan kolaborasi antara Pemprov dan Pemda," ucapnya.
 
UHC di Provinsi Sumut merupakan salah satu kebijakan prioritas pemerintah serta merupakan program hasil cepat terbaik dari visi dan misi Gubernur Sumatera Utara.
 
Dalam rangka percepatan UHC, Kepala Dinas Kesehatan Sumut Muhammad Faisal Hasrimy mengatakan telah melakukan Rapat  Lintas Sektoral yang dilakukan pada Jumat, 28 Februari 2025.
 
Rapat tersebut sebagai salah satu upaya untuk menjalin komunikasi, bertukar pikiran, maupun berbagi rancangan strategi di dalam rangka pencapaian status UHC di Provinsi Sumut, yang harapannya mampu membentuk formula terbaik untuk pencapaian status UHC di Provinsi Sumut.
 
"Yang perlu dirumuskan adalah dalam skenario pembiayaan mulai dari semua pembiayaan atau model cost sharing serta insentif yang diperoleh kabupaten/kota, tentunya dengan memperhatikan kemampuan fiskal daerah di Provinsi Sumut," ucapnya.

Dalam rapat tersebut diketahui bahwa Kabupaten/Kota di Sumut yang sudah UHC 98%  ada 11 Kab/Kota yaitu; Medan (98,91%), Tebingtinggi (89,17%), Pematangsiantar (99,55%), Sibolga (100%), Gunungsitoli (98,78%), Toba (98,27%), Pakpak Bharat (100%), Nias Barat (98,78%), Nias Utara (100%), Humbahas (98,76%) dan Langkat (98%).

Turut hadir pada rapat paripurna tersebut Wakil Gubernur Sumut Surya bersama istri, Sekdaprov Sumut Effendy Pohan bersama istri, unsur Forkopimda Sumut, instansi vertikal, anggota DPRD Sumut, seluruh pimpinan OPD Sumut, media, dan undangan.
 
sumber : Diskominfo Sumut 
Berita
03 Maret 2025

Hari Pertama Ngantor, Gubernur Sumut Bobby Nasution Tekankan Tugas Pemerintah Melayani Masyarakat

Sejak pertama dilantik pada 20 Februari 2025, Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution baru secara perdana memasuki Kantor Gubernur, Senin (3/3/2025). Pada sambutan perdananya sebagai Gubernur, Ia menekankan tugas pemerintah adalah melayani masyarakat. 

“Kita ini semua adalah pelayan, dan tugasnya melayani, kalau masyarakat perlu minum, kita sebagai pemerintah harus menyiapkan, kalau masyarakat butuh makan, kita perlu memastikan pasokannya. Butuh keamanan dan kenyamanan, kita bertugas memastikannya,” kata Bobby Nasution, saat pisah sambut dan serah terima jabatan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumut di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur, Jalan Diponegoro 30, Medan. 

Selain itu, Bobby Nasution juga meminta ASN Pemprov Sumut untuk senantiasa beradaptasi dengan zaman dan situasi. Ia mencontohkan, ada hewan kecil yang mampu bertahan hidup ketimbang dinosaurus pada masa itu. Hewan kecil tersebut mampu beradaptasi dengan lingkungannya, sementara dinosaurus tidak.

“Yang mampu bertahan bukanlah dinosaurus, tapi hewan kecil yang hidup pada masa itu, kuncinya bisa beradaptasi dengan perkembangan zaman dan waktu, oleh karena itu saya minta semua harus jadi seperti hewan kecil itu, kita sama-sama adaptif, ikuti perkembangan zaman, teknologi dan kepemimpinan,” kata Bobby Nasution, didampingi Wakil Gubernur Surya. 

Pada sambutannya yang perdana itu, Bobby Nasution juga mengajak Forkopimda Sumut untuk terus melanjutkan kolaborasi yang selama ini telah terbangun. Salah satu fokus yang ditargetkannya adalah menghilangkan Narkoba di Sumut. Menurutnya, Indonesia Emas 2045 Sumut akan terwujud apabila Narkoba dapat hilang.

“Saya minta support dan dukungan untuk Narkoba di Sumut, benar-benar harus kita hilangkan, kami (Pemprov Sumut) akan support penuh dengan gerakan, gebrakan, dan kami akan lakukan tindakan pencegahan di Sumut,” ujar Bobby Nasution.

Sementara itu, Agus Fatoni yang sebelumnya menjabat sebagai Penjabat (Pj) Gubernur Sumut mengucapkan selamat pada Gubernur Bobby dan Wakil Gubernur Surya. Ia optimis, keduanya mampu membawa Sumut ke arah yang lebih baik. 

“Menjadi pemimpin di Sumut tidak ringan dan tidak mudah, di semua sektor kita perlu kerja keras, saya yakin dengan kepemimpinan Pak Bobby dan Pak Surya, Sumut bisa melesat dan membanggakan bagi kita semua,” ucap Fatoni. 

Pada kesempatan tersebut, juga dilakukan serah terima jabatan Ketua TP PKK Sumut dari Tyas Fatoni kepada Kahiyang Ayu. 

Turut hadir pada kesempatan tersebut Ketua TP PKK Sumut Kahiyang Ayu, istri Wakil Gubernur Surya, Titiek Sugiarti, Kapolda Sumut Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto, Pangdam I/BB Rio Firdianto, Kajati Sumut Idianto, dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) lainnya. Juga hadir Walikota Medan Rico Waas.

 sumber : Diskominfo Sumut 
Berita
24 Februari 2025

Lantik 12 Pejabat Tinggi Pratama, Wagub Sumut Surya Minta Tunjukkan Kinerja yang Lebih Maksimal

Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut) Surya melantik 12 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama pada lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut. Pejabat yang dilantik diharapkan untuk menunjukkan kinerja yang maksimal, dengan loyalitas dan disiplin yang tinggi.

"Pemprov Sumut saat ini membutuhkan pejabat yang siap memberikan terobosan yang terbaik, agar pelayanan masyarakat lebih cepat, komprehensif dan lugas," ujar Surya, saat memberikan arahan Pengambilan Sumpah Janji Jabatan dan Pelantikan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemprov Sumut di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Jalan Diponegoro Nomor 30 Medan, Senin (24/2/2025).

Surya mengatakan, pelantikan ini merupakan amanah dan kepercayaan yang diberikan. Pelantikan juga merupakan pelajaran dari sebuah dinamika organisasi, guna memantapkan stabilitas kelembagaan untuk meningkatkan kualitas mutu organisasi.
Pejabat yang dilantik juga diminta untuk lebih baik dari segi prestasi, dari jabatan yang sebelumnya diemban, serta  tetap menjaga nama baik Pemprov Sumut.

"Jabatan baru ini saya harapkan dapat memberikan masukan untuk Pemprov Sumut, yang lebih unggul, maju dan berkeadilan, yang sesuai dengan visi Gubernur Sumut, yakni dengan mengedepankan pelayanan, yang akuntabel, harmonis, serta loyalitas," katanya.

Diketahui, Pejabat yang dilantik di antaranya, Achmad Fadly sebagai Staf Ahli Gubernur Bidang Hukum, Politik dan Pemerintahan, Ardan Noor sebagai Kepala Badan Pendapatan Daerah, Desni Maharani Saragih sebagai Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip, Dwi Endah Purwanti sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana.

Dedi Jaminsyah Putra sebagai Kepala Biro Organisasi Setdaprovsu, Aprilla Haslantini Siregar sebagai Kepala Biro Hukum,  Sri Suriani Purnamawati sebagai Direktur UPTD Khusus Rumah Sakit Umum Haji Medan, Mulyono sebagai Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik.

Selanjutnya, Sulaiman Harahap sebagai Inspektur Provinsi Sumut, Sutan Tolang Lubis sebagai Kepala Badan Kepegawaian, Topan Obaja Putra Ginting sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, dan Ady Putra Parlaungan sebagai Kepala Biro Administrasi Pimpinan.  

Hadir pada pelantikan ini Pj Sekdaprov Sumut  Effendy Pohan, Wakil Ketua TP PKK Sumut Titiek Sugiharti Surya, serta lainnya.

 sumber : Diskominfo Sumut 
Berita
20 Februari 2025

Sejarah Baru Indonesia, 481 Kepala Daerah Dilantik dan Bobby Afif Nasution Jadi Gubernur Termuda

Sejarah baru Indonesia tercipta Kamis 20 Februari  2025, sebanyak 481 Kepala Daerah bersama wakilnya dilantik Presiden Prabowo Subianto. Gubernur Sumatera Utara (Sumut) M Bobby Afif Nasution menjadi gubernur termuda se-Indonesia. 

Bobby Afif Nasution dilantik menjadi Gubernur Sumut periode 2025-2030 pada usia 33 tahun 7 bulan. Sedangkan Wakilnya Surya berusia 69 tahun delapan bulan, yang sebelumnya menjabat sebagai Bupati Kabupaten Asahan.

"Mudah-mudahan dengan dilabeli seperti itu Saya jadi tambah semangat bekerjanya," kata Bobby, sebelum pelantikan saat ditanya wartawan di Medan. 
 
Ada yang berbeda dari pelantikan Kepala Daerah sebelum-sebelumnya, 481 Kepala Daerah (961 orang bersama wakilnya) dari Pilkada Serentak 2024 terlebih dahulu berkumpul di Monumen Nasional, sebelum prosesi pelantikan di halaman tengah Istana Negara, Jalan Veteran, Jakarta. Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya mengatakan semangat ini baru pertama kalinya dalam sejarah.

"Semangat kebersamaan sangat terlihat di sini, Pilkadanya sama-sama jalan serentak, pemerintahannya berjalan sama-sama sehingga itu akan mempermudahkan koordinasi," kata Bima Arya, usai prosesi pelantikan.

Bobby Afif Nasution hadir di Monas didampingi istrinya Kahiyang Ayu dan ketiga anaknya, sedangkan Wakilnya, Surya juga datang bersama keluarganya termasuk istrinya Titiek Sugiharti. Mereka bersama kepala daerah lainnya kemudian berjalan kalau dari Monas diiringi drumband menuju Istana Negara.

Menjadi pucuk pimpinan di Sumatera Utara, M. Bobby Afif Nasution dan Surya memiliki 5 visi dan misi utama. Kelima visi dan misi utama mereka tersebut antara lain meningkatkan SDM, menjaga stabilitas makro ekonomi, meningkatkan tata kelola pemerintah, mengembangkan dan menata infrastruktur, dan memperkuat ketahanan nasional.

Usai prosesi pelantikan, seluruh Kepala Daerah akan mengikuti retreat dan pembekalan di Akademi Militer Magelang. Retreat dan pembekalan di Akademi Militer akan berlangsung selama delapan hari dari 21-28 Februari 2025.

Upacara pelantikan dihadiri Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Kapolri Listyo Sigit Prabowo, Panglima TNI Agus Subianto, dan Menteri dalam Negeri Tito Karnavian. Hadir juga Wakil Ketua DPR RI Suami Dasar Ahmad, Menteri Kabinet Merah Putih, Ketua DPRD se-Indonesia dan tamu kehormatan lainnya.

 sumber : Diskominfo Sumut 
Berita
19 Februari 2025

Pelantikan Pejabat Eselon 3 dan 4, Pj Gubernur Fatoni: Pelantikan Pejabat Sudah Sesuai Aturan untuk Percepat Program Pemerintah

Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Agus Fatoni menyampaikan, pelantikan pejabat eselon 3 dan 4 di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut, sudah sesuai aturan yang berlaku. Tujuannya untuk mengisi jabatan yang kosong dan melakukan rotasi untuk penyegaran organisasi.

Hal tersebut disampaikan Fatoni, terkait pelantikan 12 pejabat eselon 3 dan 42 pejabat eselon 4 di lingkungan Pemprov Sumut, oleh Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) MA Effendy Pohan, di Aula Tengku Rizal Nurdin, Jalan Jenderal Sudirman Nomor 41 Medan, Rabu (19/2/2025).

Menurut Fatoni, pelantikan tersebut dilaksanakan agar organisasi bergerak cepat melaksanakan program pemerintah sesuai dengan visi misi kepala daerah, dalam melaksanakan pembangunan, meningkatkan pelayanan publik dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. 
 
Fatoni menjelaskan, seluruh proses pelantikan hari ini cukup panjang. Pengajuan pelantikan sudah dimulai sejak November 2024, dan sudah mendapat persetujuan dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Selain itu, pelantikan yang dilakukan harus mendapat persetujuan dari Kepala Daerah terpilih.
 
"Jadi, seluruh proses pelantikan hari ini sudah sesuai dengan peraturan perundang-undangan dan sudah mendapat persetujuan dari Pak Boby, Gubernur Sumatera Utara terpilih," ucap Fatoni.

Fatoni mengucapkan selamat kepada seluruh pejabat yang baru dilantik. Dia meminta, pejabat yang baru dilantik segera menyesuaikan diri, cepat beradaptasi dan langsung bekerja pada kesempatan pertama. 

"Setelah dilantik, segera menyesuaikan diri, beradaptasi dan bergerak cepat untuk langsung bekerja pada kesempatan pertama," katanya.

Fatoni juga menekankan soal efisiensi anggaran perlu segera dilakukan, agar anggaran tepat sasaran, efektif dan efisien. "Cek anggaran yang sudah ada, lakukan pencermatan dan fokus pada program prioritas untuk kepentingan masyarakat," imbuh Fatoni.

Fatoni juga meminta agar seluruh ASN harus loyal, kreatif dan inovatif. Jangan bekerja biasa-biasa saja. 

“Lakukan inovasi dan terobosan, agar hasilnya bisa maksimal dan kinerja organisasi meningkat," pungkas Fatoni.
 
Sebelumnya, Sekdaprov Sumut MA Effendy Pohan usai pelantikan menyampaikan, pelantikan ini adalah amanah yang diberikan oleh pimpinan Provinsi Sumatera Utara yang harus dijalankan dengan sebaik-baiknya. Dia juga mengucapkan selamat kepada para pejabat yang dilantik.

"Pertama dan paling utama adalah loyalitas kepada pimpinan yang proporsional dan profesional. Kerjakan apa yang ditugaskan kepada saudara-saudari. Gunakan Amanah ini sebaik-baiknya sehingga pemimpin ataupun pimpinan dapat menilai Bapak Ibu layak duduk di situ," imbaunya.

 sumber : Diskominfo Sumut 
Berita
04 Februari 2025

Pj Gubernur Sumut Fatoni Ajak ASN Pemprov Kuatkan Rasa Syukur dan Beramal Baik

Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Agus Fatoni mengajak seluruh masyarakat, khususnya para Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Provinsi (Pemprov) untuk menguatkan rasa syukur kepada Allah dan menjaga amal baik. Hal tersebut disampaikan Fatoni pada acara peringatan Isra Mikraj 1446 H di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur, Medan, Sumut, Selasa (4/2/2025).

Fatoni juga mengingatkan pada ASN untuk memelihara diri dengan tetap mencari keberkahan hidup. Sebagaimana perintah salat lima waktu yang dimaknai sebagai kewajiban umat, sekaligus juga dasar bagi seseorang menjalankan perintah agama.

"Mari kita terus memperbaiki diri, menjaga amal baik kita. Sebab kita tidak tahu sampai berapa umur kita, tidak ada yang bisa memastikan nanti atau besok kita masih hidup atau tidak. Itu rahasia Allah, supaya kita senantiasa menjaga diri dari keburukan," ujar Fatoni. 

Selain itu, Fatoni juga menyebutkan bahwa manusia yang derajatnya rendah adalah mereka yang selalu menceritakan keburukan orang, alias bergosip. Sebab, mengungkapkan hal negatif tentang seseorang, termasuk dalam meng-ghibah.

"Kemudian juga, mereka yang selalu sibuk mencari-cari kesalahan orang lain. Selalu mengulik kekurangan orang lain," sebutnya.
 
Tetapi yang derajatnya paling tinggi, menurut Fatoni, adalah mereka yang selalu mencari solusi dari setiap permasalahan yang ada. Fokus terhadap penyelesaian persoalan, daripada memikirkan kekurangan, serta melihat hal yang negatif.
 
"Karena itu, kami berharap momentum peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW ini dapat membawa keberkahan bagi kita semua. Dan hidup kita membawa keberkahan, serta mendapat ridho Allah SWT," pungkasnya.
 
Sementara itu, peringatan Isra Mikraj Pemprov Sumut yang dihadiri sekitar dua ribu ASN, PPPK dan tenaga pendukung itu, menghadirkan penceramah KH M Irfan Yusuf. Dalam ceramahnya, ia mengingatkan kepada hadirin betapa pentingnya rasa syukur dan juga bersabar dalam setiap persoalan.
 
Mengambil tema ‘Tingkatkan Rasa Kesyukuran kepada Allah SWT dalam Merajut Ukhuwah Menuju Sumut Mantap dan Harmoni’, acara Isra Mikraj Pemprov Sumut dihadiri para Ulama, Kepala Biro Kesra Juliadi Zuldani Harahap, Kepala Dinas Sosial Asren Nasution, Kasatpol PP Moettaqien Hasrimi, serta para pejabat lainnya.

sumber : Diskominfo Sumut 
Berita
04 Februari 2025

Tingkatkan APK Perguruan Tinggi di Sumut, Pemprov Sumut Apresiasi Program Beasiswa Universitas Murni Teguh

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) mengapresiasi terobosan Universitas Murni Teguh (UMT) untuk meningkatkan Angka Partisipasi Kasar (APK) Pendidikan Tinggi (PT) di Sumut. Antara lain, melalui program beasiswa bagi kalangan masyarakat kurang mampu yang berkeinginan melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

Hal tersebut disampaikan Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumut Effendy Pohan saat menerima audiensi Rektor UMT Chandra Situmeang didampingi Wakil Rektor I UMT Seriga Banjarnahor di ruang kerja Sekdaprov Sumut, Lantai 9 Kantor Gubernur Sumut Jalan Diponegoro Nomor 30 Medan, Selasa (4/2).

Menurut Effendy,  tidak semua lulusan SMA/SMK melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, salah satunya akibat faktor ekonomi. Berdasarkan data BPS, APK PT di Sumut tahun 2024 berada di 31,63% masih di bawah nasional sebesar 32,00%.

Karena itu, Effendy berharap, program-program beasiswa UMT ini bisa terus disosialisasikan di cabang-cabang Dinas Pendidikan di Sumut. Karena pendikan tanggung jawab bersama, tidak semuanya dari pemerintah, tapi juga perlu dukungan pihak swasta.

Untuk itu, Effendy juga mengucapkan terima kasih kepada UMT atas kepeduliannya ikut serta meningkatkan  Sumber Daya Manusia (SDM) di Sumut. Disampaikan juga, Pemprov Sumut terbuka untuk  kerja sama dalam mendukung program peningkatan kapasitas SDM di Sumut. 

“Kualitas SDM sangat penting, semangat kolaborasi ini harus dibangun untuk membuka kesempatan pendidikan yang lebih baik bagi anak-anak Sumut," harapnya.

Sementara Rektor UMT  Chandra Situmeang mengatakan, kehadiran UMT  bisa berkontribusi membantu Pemprov Sumut meningkatkan APK PT di Sumut. Salah satunya UMT menjanjikan beasiswa yang cukup besar mulai dari 25%, 50% bahkan bebas uang kuliah 100%, bagi mereka yang kurang mampu secara ekonomi untuk bisa mencapai pendidikan yang lebih tinggi.

"UMT ingin  APK Sumut terus meningkat dimana setelah lulus SMA/SMK mereka bisa melanjutkan kependidikan tinggi, sehingga APK kita  bisa diatas rata-rata nasional," harapnya.

Chandra juga menjelaskan, untuk mendapatkan beasiswa dari UMT, yang pertama mereka berkemampuan untuk menyelesaikan study dan yang kedua keterbatasan secara ekonomi.

Turut hadir Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa Rita Tavip Megawati, Kepala Badan Kepegawaian Sumut Aprilla Haslantini Siregar. 

  sumber : Diskominfo Sumut 
Berita
13 Januari 2025

Pj Gubernur Sumut Agus Fatoni Ingatkan Penyusunan Dokumen Perencanaan Pembangunan Tidak Sekadar Formalitas

Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Agus Fatoni mengingatkan penyusunan dokumen perencanaan pembangunan daerah tidak hanya sekadar formalitas administratif. Hal itu disampaikannya pada acara Kick Off dan Orientasi Penyusunan Dokumen Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi Sumut di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur, Jalan Diponegoro 30, Medan, Rabu (15/1/2025).

“Saya ingin mengingatkan, dokumen yang kita hasilkan bukan sekadar formalitas administratif, tetapi harus benar-benar menjadi road map yang memberikan arah dan langkah strategis bagi pembangunan Sumatera Utara yang lebih maju,” kata Fatoni.

Fatoni juga mengingatkan pada tahun 2025-2029 merupakan tahap I periode Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Sumut. Tahap ini merupakan tahap penguatan pondasi transformasi menuju Indonesia Emas 2045. Adapun sasaran utama yang ingin dicapai yaitu PDRB per kapita ditargetkan mencapai 74,18 – 74,49 juta dan pertumbuhan ekonomi mencapai sebesar 5,20 – 5,40%.

“Hal ini akan dicapai dengan menguatkan pondasi pada pusat pengembangan bioindustri dan pariwisata bertaraf global, dengan fokus arah kebijakan kepada peningkatan akses dan kualitas layanan dasar, pembangunan infrastruktur dasar, reformasi hukum dan tata kelola, pembangunan fasilitas produksi, peningkatan kualitas bahan baku, peningkatan kualitas layanan serta pelatihan dan pendidikan,” kata Fatoni.

Fatoni melanjutkan, pada tahun 2025 ada beberapa penyusunan dokumen perencanaan. Di antaranya Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2026, perubahan RKPD 2025 dan RPJMD Provinsi Sumut tahun 2025-2029. RPJMD 2025-2029 nantinya akan menjadi visi dan misi Gubernur Sumut terpilih yang disusun secara terpadu.

“Penyusunan dokumen perencanaan tahun ini diharapkan dapat menjadi momentum untuk melahirkan terobosan-terobosan baru yang mampu menjawab tantangan pembangunan daerah ke depan,” kata Fatoni.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan (Bappelitbang) Sumut Alfi Syahriza mengatakan, kegiatan tersebut bertujuan untuk menyamakan persepsi mengenai arah pembangunan Sumut, dan strategi implementasi yang selaras antara pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten/kota. Kegiatan tersebut juga bertujuan untuk memastikan kebijakan dan program pembangunan Sumut dapat efektif dan efisien.

“Dalam kegiatan ini juga ditujukan untuk mengidentifikasi tantangan dan solusi dalam pembangunan serta perumusan strategi pembangunan,” kata Alfi.

Turut hadir pada kesempatan tersebut, Direktur Regional I Kementerian PPN/Bappenas Abdul Malik Sadat Idris, Plh Direkur PEIPD Ditjen Bina Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri Bob Ronald F Sagala, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Basarin Yunus Tanjung, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Sumut Mulyono, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Sumut Ilyas Sitorus, dan sejumlah Kepala OPD Pemprov Sumut lainnya. 

 sumber : Diskominfo Sumut 
Berita
03 Januari 2025

Pj Sekdaprov Hadiri Paripurna Penetapan Calon Ketua DPRD Sumut 2024-2029

Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumatera Utara (Sumut) Effendy Pohan menghadiri rapat paripurna dewan tentang Penetapan Calon Ketua DPRD Sumut masa jabatan 2024-2029 di Gedung Paripurna, Jumat (3/1/2025). Berdasarkan keputusan partai, nama Erni Ariyanti ditetapkan sebagai calon pimpinan dewan dari Partai Golkar.

Dalam sidang paripurna tersebut, pimpinan dewan mengumumkan penetapan calon Ketua DPRD Sumut dengan nomor 200/0029/Sekr DPRD/I/2025, yang ditandatangani Wakil Ketua Ricky Anthony per tanggal 3 Januari 2025. Hadir di antaranya Sekretaris DPRD Sumut Zulkifli, Asisten Administrasi Umum Lies Handayani Siregar, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Sumut Ilyas Sitorus dan para pimpinan OPD lainnya.

Sekdaprov Effendy Pohan mengapresiasi penetapan calon Ketua DPRD Sumut melalui sidang paripurna tersebut. Dengan demikian pimpinan dewan akan segera terlengkapi, setelah sebelumnya unsur wakil ketua dewan sudah dilantik pada 20 November 2024 lalu, yakni Sutarto (F PDIP), Ihwan Ritonga (F Partai Gerindra), Ricky Anthony (F Partai Nasdem) dan Salman Alfarisi (F PKS).

Untuk penetapan calon Ketua DPRD Sumut masa jabatan 2024-2029, berdasarkan surat DPP Partai Golkar tanggal 18 Oktober 2024 dan 13 Desember 2024, serta surat DPD Partai Golkar Sumut tanggal 31 Desember 2024, perihal Penetapan Ketua DPRD Provinsi Sumatera Utara.

Senada disampaikan Sekretaris DPRD Sumut Zulkifli, terkait penetapan tersebut. Bahwa dalam pengumuman itu, disebutkan nama calon Ketua DPRD Sumut masa jabatan 2024-2029 adalah Erni Ariyanti, berdasarkan urutan perolehan kursi terbanyak. Sehingga langkah selanjutnya adalah menyampaikan hal tersebut kepada Kementerian Dalam Negeri untuk nama tersebut ditetapkan sebagai ketua.

“Untuk selanjutnya nanti akan diajukan ke Kementerian Dalam Negeri, melalui Gubernur. Tentu kita sangat berharap dalam waktu yang tidak begitu lama, Ketua DPRD Sumut akan segera dilantik,” ujar Zulkifli.

Setelah pengumuman ini, kata Zulkifli, pihaknya menunggu surat penetapan dari Mendagri untuk bisa dilakukan pelantikan oleh Ketua Pengadilan Tinggi.

 sumber : Diskominfo Sumut 
Berita
02 Januari 2025

Apel Perdana 2025, Pj Gubernur Sumut Ingatkan ASN Terus Berikan Layanan Terbaik pada Masyarakat

Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Agus Fatoni mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut untuk terus memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat. Hal itu disampaikan Pj Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumut Effendy Pohan pada apel perdana awal tahun 2025 di Halaman Kantor Gubernur Jalan Diponegoro 30 Medan, Kamis (2/1/2025).

“Dalam menjalankan amanah ini, ada dua aspek penting yang perlu kita perhatikan dan tingkatkan bersama, yaitu disiplin dan kinerja. Disiplin adalah fondasi utama dalam bekerja. Tanpa kedisiplinan, sulit bagi kita untuk mencapai hasil yang maksimal,” ujar Effendy Pohan, saat membacakan Pidato Pj Gubernur Sumut.

Selain itu, para ASN juga harus mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman. Di era digitalisasi dan persaingan global saat ini, ASN juga dituntut untuk bekerja lebih cerdas, inovatif, dan produktif, yakni dengan memanfaatkan teknologi informasi, dan terus meningkatkan kompetensi diri.

Disampaikan juga, beberapa prioritas pembangunan yang harus diwujudkan tahun 2025 ini, di antaranya adalah peningkatan kualitas pelayanan publik, terutama di bidang kesehatan, pendidikan, dan infrastruktur. Pengembangan ekonomi daerah yang berbasis pada potensi lokal. Serta penguatan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel.

“Kita dituntut untuk menjunjung tinggi nilai-nilai moral dan etika, baik dalam pekerjaan maupun dalam kehidupan sehari-hari. Disiplin bukan hanya tentang kehadiran tepat waktu, tetapi juga tentang bagaimana kita menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan dedikasi. Kinerja yang baik adalah hasil dari kerja keras, kerja sama, dan komitmen untuk memberikan yang terbaik,” katanya.

Di akhir amanatnya, Pj Gubernur juga berharap tahun 2025 sebagai tahun pencapaian yang membanggakan bagi Sumut, yakni dengan semangat kebersamaan, disiplin, dan kerja keras. 

“Saya yakin kita dapat mewujudkan Sumut yang mantap dan harmoni. Semoga Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, senantiasa memberikan kemudahan dan keberkahan dalam setiap langkah kita,” katanya.

Apel perdana diikuti para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan seluruh ASN di Lingkungan Pemprov Sumut. 

 sumber : Diskominfo Sumut