BERITA

Berita
03 Maret 2025

Hari Pertama Ngantor, Gubernur Sumut Bobby Nasution Tekankan Tugas Pemerintah Melayani Masyarakat

Sejak pertama dilantik pada 20 Februari 2025, Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution baru secara perdana memasuki Kantor Gubernur, Senin (3/3/2025). Pada sambutan perdananya sebagai Gubernur, Ia menekankan tugas pemerintah adalah melayani masyarakat. 

“Kita ini semua adalah pelayan, dan tugasnya melayani, kalau masyarakat perlu minum, kita sebagai pemerintah harus menyiapkan, kalau masyarakat butuh makan, kita perlu memastikan pasokannya. Butuh keamanan dan kenyamanan, kita bertugas memastikannya,” kata Bobby Nasution, saat pisah sambut dan serah terima jabatan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumut di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur, Jalan Diponegoro 30, Medan. 

Selain itu, Bobby Nasution juga meminta ASN Pemprov Sumut untuk senantiasa beradaptasi dengan zaman dan situasi. Ia mencontohkan, ada hewan kecil yang mampu bertahan hidup ketimbang dinosaurus pada masa itu. Hewan kecil tersebut mampu beradaptasi dengan lingkungannya, sementara dinosaurus tidak.

“Yang mampu bertahan bukanlah dinosaurus, tapi hewan kecil yang hidup pada masa itu, kuncinya bisa beradaptasi dengan perkembangan zaman dan waktu, oleh karena itu saya minta semua harus jadi seperti hewan kecil itu, kita sama-sama adaptif, ikuti perkembangan zaman, teknologi dan kepemimpinan,” kata Bobby Nasution, didampingi Wakil Gubernur Surya. 

Pada sambutannya yang perdana itu, Bobby Nasution juga mengajak Forkopimda Sumut untuk terus melanjutkan kolaborasi yang selama ini telah terbangun. Salah satu fokus yang ditargetkannya adalah menghilangkan Narkoba di Sumut. Menurutnya, Indonesia Emas 2045 Sumut akan terwujud apabila Narkoba dapat hilang.

“Saya minta support dan dukungan untuk Narkoba di Sumut, benar-benar harus kita hilangkan, kami (Pemprov Sumut) akan support penuh dengan gerakan, gebrakan, dan kami akan lakukan tindakan pencegahan di Sumut,” ujar Bobby Nasution.

Sementara itu, Agus Fatoni yang sebelumnya menjabat sebagai Penjabat (Pj) Gubernur Sumut mengucapkan selamat pada Gubernur Bobby dan Wakil Gubernur Surya. Ia optimis, keduanya mampu membawa Sumut ke arah yang lebih baik. 

“Menjadi pemimpin di Sumut tidak ringan dan tidak mudah, di semua sektor kita perlu kerja keras, saya yakin dengan kepemimpinan Pak Bobby dan Pak Surya, Sumut bisa melesat dan membanggakan bagi kita semua,” ucap Fatoni. 

Pada kesempatan tersebut, juga dilakukan serah terima jabatan Ketua TP PKK Sumut dari Tyas Fatoni kepada Kahiyang Ayu. 

Turut hadir pada kesempatan tersebut Ketua TP PKK Sumut Kahiyang Ayu, istri Wakil Gubernur Surya, Titiek Sugiarti, Kapolda Sumut Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto, Pangdam I/BB Rio Firdianto, Kajati Sumut Idianto, dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) lainnya. Juga hadir Walikota Medan Rico Waas.

 sumber : Diskominfo Sumut 
Berita
24 Februari 2025

Lantik 12 Pejabat Tinggi Pratama, Wagub Sumut Surya Minta Tunjukkan Kinerja yang Lebih Maksimal

Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut) Surya melantik 12 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama pada lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut. Pejabat yang dilantik diharapkan untuk menunjukkan kinerja yang maksimal, dengan loyalitas dan disiplin yang tinggi.

"Pemprov Sumut saat ini membutuhkan pejabat yang siap memberikan terobosan yang terbaik, agar pelayanan masyarakat lebih cepat, komprehensif dan lugas," ujar Surya, saat memberikan arahan Pengambilan Sumpah Janji Jabatan dan Pelantikan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemprov Sumut di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Jalan Diponegoro Nomor 30 Medan, Senin (24/2/2025).

Surya mengatakan, pelantikan ini merupakan amanah dan kepercayaan yang diberikan. Pelantikan juga merupakan pelajaran dari sebuah dinamika organisasi, guna memantapkan stabilitas kelembagaan untuk meningkatkan kualitas mutu organisasi.
Pejabat yang dilantik juga diminta untuk lebih baik dari segi prestasi, dari jabatan yang sebelumnya diemban, serta  tetap menjaga nama baik Pemprov Sumut.

"Jabatan baru ini saya harapkan dapat memberikan masukan untuk Pemprov Sumut, yang lebih unggul, maju dan berkeadilan, yang sesuai dengan visi Gubernur Sumut, yakni dengan mengedepankan pelayanan, yang akuntabel, harmonis, serta loyalitas," katanya.

Diketahui, Pejabat yang dilantik di antaranya, Achmad Fadly sebagai Staf Ahli Gubernur Bidang Hukum, Politik dan Pemerintahan, Ardan Noor sebagai Kepala Badan Pendapatan Daerah, Desni Maharani Saragih sebagai Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip, Dwi Endah Purwanti sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana.

Dedi Jaminsyah Putra sebagai Kepala Biro Organisasi Setdaprovsu, Aprilla Haslantini Siregar sebagai Kepala Biro Hukum,  Sri Suriani Purnamawati sebagai Direktur UPTD Khusus Rumah Sakit Umum Haji Medan, Mulyono sebagai Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik.

Selanjutnya, Sulaiman Harahap sebagai Inspektur Provinsi Sumut, Sutan Tolang Lubis sebagai Kepala Badan Kepegawaian, Topan Obaja Putra Ginting sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, dan Ady Putra Parlaungan sebagai Kepala Biro Administrasi Pimpinan.  

Hadir pada pelantikan ini Pj Sekdaprov Sumut  Effendy Pohan, Wakil Ketua TP PKK Sumut Titiek Sugiharti Surya, serta lainnya.

 sumber : Diskominfo Sumut 
Berita
20 Februari 2025

Sejarah Baru Indonesia, 481 Kepala Daerah Dilantik dan Bobby Afif Nasution Jadi Gubernur Termuda

Sejarah baru Indonesia tercipta Kamis 20 Februari  2025, sebanyak 481 Kepala Daerah bersama wakilnya dilantik Presiden Prabowo Subianto. Gubernur Sumatera Utara (Sumut) M Bobby Afif Nasution menjadi gubernur termuda se-Indonesia. 

Bobby Afif Nasution dilantik menjadi Gubernur Sumut periode 2025-2030 pada usia 33 tahun 7 bulan. Sedangkan Wakilnya Surya berusia 69 tahun delapan bulan, yang sebelumnya menjabat sebagai Bupati Kabupaten Asahan.

"Mudah-mudahan dengan dilabeli seperti itu Saya jadi tambah semangat bekerjanya," kata Bobby, sebelum pelantikan saat ditanya wartawan di Medan. 
 
Ada yang berbeda dari pelantikan Kepala Daerah sebelum-sebelumnya, 481 Kepala Daerah (961 orang bersama wakilnya) dari Pilkada Serentak 2024 terlebih dahulu berkumpul di Monumen Nasional, sebelum prosesi pelantikan di halaman tengah Istana Negara, Jalan Veteran, Jakarta. Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya mengatakan semangat ini baru pertama kalinya dalam sejarah.

"Semangat kebersamaan sangat terlihat di sini, Pilkadanya sama-sama jalan serentak, pemerintahannya berjalan sama-sama sehingga itu akan mempermudahkan koordinasi," kata Bima Arya, usai prosesi pelantikan.

Bobby Afif Nasution hadir di Monas didampingi istrinya Kahiyang Ayu dan ketiga anaknya, sedangkan Wakilnya, Surya juga datang bersama keluarganya termasuk istrinya Titiek Sugiharti. Mereka bersama kepala daerah lainnya kemudian berjalan kalau dari Monas diiringi drumband menuju Istana Negara.

Menjadi pucuk pimpinan di Sumatera Utara, M. Bobby Afif Nasution dan Surya memiliki 5 visi dan misi utama. Kelima visi dan misi utama mereka tersebut antara lain meningkatkan SDM, menjaga stabilitas makro ekonomi, meningkatkan tata kelola pemerintah, mengembangkan dan menata infrastruktur, dan memperkuat ketahanan nasional.

Usai prosesi pelantikan, seluruh Kepala Daerah akan mengikuti retreat dan pembekalan di Akademi Militer Magelang. Retreat dan pembekalan di Akademi Militer akan berlangsung selama delapan hari dari 21-28 Februari 2025.

Upacara pelantikan dihadiri Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Kapolri Listyo Sigit Prabowo, Panglima TNI Agus Subianto, dan Menteri dalam Negeri Tito Karnavian. Hadir juga Wakil Ketua DPR RI Suami Dasar Ahmad, Menteri Kabinet Merah Putih, Ketua DPRD se-Indonesia dan tamu kehormatan lainnya.

 sumber : Diskominfo Sumut 
Berita
19 Februari 2025

Pelantikan Pejabat Eselon 3 dan 4, Pj Gubernur Fatoni: Pelantikan Pejabat Sudah Sesuai Aturan untuk Percepat Program Pemerintah

Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Agus Fatoni menyampaikan, pelantikan pejabat eselon 3 dan 4 di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut, sudah sesuai aturan yang berlaku. Tujuannya untuk mengisi jabatan yang kosong dan melakukan rotasi untuk penyegaran organisasi.

Hal tersebut disampaikan Fatoni, terkait pelantikan 12 pejabat eselon 3 dan 42 pejabat eselon 4 di lingkungan Pemprov Sumut, oleh Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) MA Effendy Pohan, di Aula Tengku Rizal Nurdin, Jalan Jenderal Sudirman Nomor 41 Medan, Rabu (19/2/2025).

Menurut Fatoni, pelantikan tersebut dilaksanakan agar organisasi bergerak cepat melaksanakan program pemerintah sesuai dengan visi misi kepala daerah, dalam melaksanakan pembangunan, meningkatkan pelayanan publik dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. 
 
Fatoni menjelaskan, seluruh proses pelantikan hari ini cukup panjang. Pengajuan pelantikan sudah dimulai sejak November 2024, dan sudah mendapat persetujuan dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Selain itu, pelantikan yang dilakukan harus mendapat persetujuan dari Kepala Daerah terpilih.
 
"Jadi, seluruh proses pelantikan hari ini sudah sesuai dengan peraturan perundang-undangan dan sudah mendapat persetujuan dari Pak Boby, Gubernur Sumatera Utara terpilih," ucap Fatoni.

Fatoni mengucapkan selamat kepada seluruh pejabat yang baru dilantik. Dia meminta, pejabat yang baru dilantik segera menyesuaikan diri, cepat beradaptasi dan langsung bekerja pada kesempatan pertama. 

"Setelah dilantik, segera menyesuaikan diri, beradaptasi dan bergerak cepat untuk langsung bekerja pada kesempatan pertama," katanya.

Fatoni juga menekankan soal efisiensi anggaran perlu segera dilakukan, agar anggaran tepat sasaran, efektif dan efisien. "Cek anggaran yang sudah ada, lakukan pencermatan dan fokus pada program prioritas untuk kepentingan masyarakat," imbuh Fatoni.

Fatoni juga meminta agar seluruh ASN harus loyal, kreatif dan inovatif. Jangan bekerja biasa-biasa saja. 

“Lakukan inovasi dan terobosan, agar hasilnya bisa maksimal dan kinerja organisasi meningkat," pungkas Fatoni.
 
Sebelumnya, Sekdaprov Sumut MA Effendy Pohan usai pelantikan menyampaikan, pelantikan ini adalah amanah yang diberikan oleh pimpinan Provinsi Sumatera Utara yang harus dijalankan dengan sebaik-baiknya. Dia juga mengucapkan selamat kepada para pejabat yang dilantik.

"Pertama dan paling utama adalah loyalitas kepada pimpinan yang proporsional dan profesional. Kerjakan apa yang ditugaskan kepada saudara-saudari. Gunakan Amanah ini sebaik-baiknya sehingga pemimpin ataupun pimpinan dapat menilai Bapak Ibu layak duduk di situ," imbaunya.

 sumber : Diskominfo Sumut 
Berita
04 Februari 2025

Pj Gubernur Sumut Fatoni Ajak ASN Pemprov Kuatkan Rasa Syukur dan Beramal Baik

Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Agus Fatoni mengajak seluruh masyarakat, khususnya para Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Provinsi (Pemprov) untuk menguatkan rasa syukur kepada Allah dan menjaga amal baik. Hal tersebut disampaikan Fatoni pada acara peringatan Isra Mikraj 1446 H di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur, Medan, Sumut, Selasa (4/2/2025).

Fatoni juga mengingatkan pada ASN untuk memelihara diri dengan tetap mencari keberkahan hidup. Sebagaimana perintah salat lima waktu yang dimaknai sebagai kewajiban umat, sekaligus juga dasar bagi seseorang menjalankan perintah agama.

"Mari kita terus memperbaiki diri, menjaga amal baik kita. Sebab kita tidak tahu sampai berapa umur kita, tidak ada yang bisa memastikan nanti atau besok kita masih hidup atau tidak. Itu rahasia Allah, supaya kita senantiasa menjaga diri dari keburukan," ujar Fatoni. 

Selain itu, Fatoni juga menyebutkan bahwa manusia yang derajatnya rendah adalah mereka yang selalu menceritakan keburukan orang, alias bergosip. Sebab, mengungkapkan hal negatif tentang seseorang, termasuk dalam meng-ghibah.

"Kemudian juga, mereka yang selalu sibuk mencari-cari kesalahan orang lain. Selalu mengulik kekurangan orang lain," sebutnya.
 
Tetapi yang derajatnya paling tinggi, menurut Fatoni, adalah mereka yang selalu mencari solusi dari setiap permasalahan yang ada. Fokus terhadap penyelesaian persoalan, daripada memikirkan kekurangan, serta melihat hal yang negatif.
 
"Karena itu, kami berharap momentum peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW ini dapat membawa keberkahan bagi kita semua. Dan hidup kita membawa keberkahan, serta mendapat ridho Allah SWT," pungkasnya.
 
Sementara itu, peringatan Isra Mikraj Pemprov Sumut yang dihadiri sekitar dua ribu ASN, PPPK dan tenaga pendukung itu, menghadirkan penceramah KH M Irfan Yusuf. Dalam ceramahnya, ia mengingatkan kepada hadirin betapa pentingnya rasa syukur dan juga bersabar dalam setiap persoalan.
 
Mengambil tema ‘Tingkatkan Rasa Kesyukuran kepada Allah SWT dalam Merajut Ukhuwah Menuju Sumut Mantap dan Harmoni’, acara Isra Mikraj Pemprov Sumut dihadiri para Ulama, Kepala Biro Kesra Juliadi Zuldani Harahap, Kepala Dinas Sosial Asren Nasution, Kasatpol PP Moettaqien Hasrimi, serta para pejabat lainnya.

sumber : Diskominfo Sumut 
Berita
04 Februari 2025

Tingkatkan APK Perguruan Tinggi di Sumut, Pemprov Sumut Apresiasi Program Beasiswa Universitas Murni Teguh

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) mengapresiasi terobosan Universitas Murni Teguh (UMT) untuk meningkatkan Angka Partisipasi Kasar (APK) Pendidikan Tinggi (PT) di Sumut. Antara lain, melalui program beasiswa bagi kalangan masyarakat kurang mampu yang berkeinginan melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

Hal tersebut disampaikan Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumut Effendy Pohan saat menerima audiensi Rektor UMT Chandra Situmeang didampingi Wakil Rektor I UMT Seriga Banjarnahor di ruang kerja Sekdaprov Sumut, Lantai 9 Kantor Gubernur Sumut Jalan Diponegoro Nomor 30 Medan, Selasa (4/2).

Menurut Effendy,  tidak semua lulusan SMA/SMK melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, salah satunya akibat faktor ekonomi. Berdasarkan data BPS, APK PT di Sumut tahun 2024 berada di 31,63% masih di bawah nasional sebesar 32,00%.

Karena itu, Effendy berharap, program-program beasiswa UMT ini bisa terus disosialisasikan di cabang-cabang Dinas Pendidikan di Sumut. Karena pendikan tanggung jawab bersama, tidak semuanya dari pemerintah, tapi juga perlu dukungan pihak swasta.

Untuk itu, Effendy juga mengucapkan terima kasih kepada UMT atas kepeduliannya ikut serta meningkatkan  Sumber Daya Manusia (SDM) di Sumut. Disampaikan juga, Pemprov Sumut terbuka untuk  kerja sama dalam mendukung program peningkatan kapasitas SDM di Sumut. 

“Kualitas SDM sangat penting, semangat kolaborasi ini harus dibangun untuk membuka kesempatan pendidikan yang lebih baik bagi anak-anak Sumut," harapnya.

Sementara Rektor UMT  Chandra Situmeang mengatakan, kehadiran UMT  bisa berkontribusi membantu Pemprov Sumut meningkatkan APK PT di Sumut. Salah satunya UMT menjanjikan beasiswa yang cukup besar mulai dari 25%, 50% bahkan bebas uang kuliah 100%, bagi mereka yang kurang mampu secara ekonomi untuk bisa mencapai pendidikan yang lebih tinggi.

"UMT ingin  APK Sumut terus meningkat dimana setelah lulus SMA/SMK mereka bisa melanjutkan kependidikan tinggi, sehingga APK kita  bisa diatas rata-rata nasional," harapnya.

Chandra juga menjelaskan, untuk mendapatkan beasiswa dari UMT, yang pertama mereka berkemampuan untuk menyelesaikan study dan yang kedua keterbatasan secara ekonomi.

Turut hadir Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa Rita Tavip Megawati, Kepala Badan Kepegawaian Sumut Aprilla Haslantini Siregar. 

  sumber : Diskominfo Sumut 
Berita
13 Januari 2025

Pj Gubernur Sumut Agus Fatoni Ingatkan Penyusunan Dokumen Perencanaan Pembangunan Tidak Sekadar Formalitas

Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Agus Fatoni mengingatkan penyusunan dokumen perencanaan pembangunan daerah tidak hanya sekadar formalitas administratif. Hal itu disampaikannya pada acara Kick Off dan Orientasi Penyusunan Dokumen Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi Sumut di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur, Jalan Diponegoro 30, Medan, Rabu (15/1/2025).

“Saya ingin mengingatkan, dokumen yang kita hasilkan bukan sekadar formalitas administratif, tetapi harus benar-benar menjadi road map yang memberikan arah dan langkah strategis bagi pembangunan Sumatera Utara yang lebih maju,” kata Fatoni.

Fatoni juga mengingatkan pada tahun 2025-2029 merupakan tahap I periode Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Sumut. Tahap ini merupakan tahap penguatan pondasi transformasi menuju Indonesia Emas 2045. Adapun sasaran utama yang ingin dicapai yaitu PDRB per kapita ditargetkan mencapai 74,18 – 74,49 juta dan pertumbuhan ekonomi mencapai sebesar 5,20 – 5,40%.

“Hal ini akan dicapai dengan menguatkan pondasi pada pusat pengembangan bioindustri dan pariwisata bertaraf global, dengan fokus arah kebijakan kepada peningkatan akses dan kualitas layanan dasar, pembangunan infrastruktur dasar, reformasi hukum dan tata kelola, pembangunan fasilitas produksi, peningkatan kualitas bahan baku, peningkatan kualitas layanan serta pelatihan dan pendidikan,” kata Fatoni.

Fatoni melanjutkan, pada tahun 2025 ada beberapa penyusunan dokumen perencanaan. Di antaranya Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2026, perubahan RKPD 2025 dan RPJMD Provinsi Sumut tahun 2025-2029. RPJMD 2025-2029 nantinya akan menjadi visi dan misi Gubernur Sumut terpilih yang disusun secara terpadu.

“Penyusunan dokumen perencanaan tahun ini diharapkan dapat menjadi momentum untuk melahirkan terobosan-terobosan baru yang mampu menjawab tantangan pembangunan daerah ke depan,” kata Fatoni.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan (Bappelitbang) Sumut Alfi Syahriza mengatakan, kegiatan tersebut bertujuan untuk menyamakan persepsi mengenai arah pembangunan Sumut, dan strategi implementasi yang selaras antara pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten/kota. Kegiatan tersebut juga bertujuan untuk memastikan kebijakan dan program pembangunan Sumut dapat efektif dan efisien.

“Dalam kegiatan ini juga ditujukan untuk mengidentifikasi tantangan dan solusi dalam pembangunan serta perumusan strategi pembangunan,” kata Alfi.

Turut hadir pada kesempatan tersebut, Direktur Regional I Kementerian PPN/Bappenas Abdul Malik Sadat Idris, Plh Direkur PEIPD Ditjen Bina Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri Bob Ronald F Sagala, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Basarin Yunus Tanjung, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Sumut Mulyono, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Sumut Ilyas Sitorus, dan sejumlah Kepala OPD Pemprov Sumut lainnya. 

 sumber : Diskominfo Sumut 
Berita
03 Januari 2025

Pj Sekdaprov Hadiri Paripurna Penetapan Calon Ketua DPRD Sumut 2024-2029

Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumatera Utara (Sumut) Effendy Pohan menghadiri rapat paripurna dewan tentang Penetapan Calon Ketua DPRD Sumut masa jabatan 2024-2029 di Gedung Paripurna, Jumat (3/1/2025). Berdasarkan keputusan partai, nama Erni Ariyanti ditetapkan sebagai calon pimpinan dewan dari Partai Golkar.

Dalam sidang paripurna tersebut, pimpinan dewan mengumumkan penetapan calon Ketua DPRD Sumut dengan nomor 200/0029/Sekr DPRD/I/2025, yang ditandatangani Wakil Ketua Ricky Anthony per tanggal 3 Januari 2025. Hadir di antaranya Sekretaris DPRD Sumut Zulkifli, Asisten Administrasi Umum Lies Handayani Siregar, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Sumut Ilyas Sitorus dan para pimpinan OPD lainnya.

Sekdaprov Effendy Pohan mengapresiasi penetapan calon Ketua DPRD Sumut melalui sidang paripurna tersebut. Dengan demikian pimpinan dewan akan segera terlengkapi, setelah sebelumnya unsur wakil ketua dewan sudah dilantik pada 20 November 2024 lalu, yakni Sutarto (F PDIP), Ihwan Ritonga (F Partai Gerindra), Ricky Anthony (F Partai Nasdem) dan Salman Alfarisi (F PKS).

Untuk penetapan calon Ketua DPRD Sumut masa jabatan 2024-2029, berdasarkan surat DPP Partai Golkar tanggal 18 Oktober 2024 dan 13 Desember 2024, serta surat DPD Partai Golkar Sumut tanggal 31 Desember 2024, perihal Penetapan Ketua DPRD Provinsi Sumatera Utara.

Senada disampaikan Sekretaris DPRD Sumut Zulkifli, terkait penetapan tersebut. Bahwa dalam pengumuman itu, disebutkan nama calon Ketua DPRD Sumut masa jabatan 2024-2029 adalah Erni Ariyanti, berdasarkan urutan perolehan kursi terbanyak. Sehingga langkah selanjutnya adalah menyampaikan hal tersebut kepada Kementerian Dalam Negeri untuk nama tersebut ditetapkan sebagai ketua.

“Untuk selanjutnya nanti akan diajukan ke Kementerian Dalam Negeri, melalui Gubernur. Tentu kita sangat berharap dalam waktu yang tidak begitu lama, Ketua DPRD Sumut akan segera dilantik,” ujar Zulkifli.

Setelah pengumuman ini, kata Zulkifli, pihaknya menunggu surat penetapan dari Mendagri untuk bisa dilakukan pelantikan oleh Ketua Pengadilan Tinggi.

 sumber : Diskominfo Sumut 
Berita
02 Januari 2025

Apel Perdana 2025, Pj Gubernur Sumut Ingatkan ASN Terus Berikan Layanan Terbaik pada Masyarakat

Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Agus Fatoni mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut untuk terus memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat. Hal itu disampaikan Pj Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumut Effendy Pohan pada apel perdana awal tahun 2025 di Halaman Kantor Gubernur Jalan Diponegoro 30 Medan, Kamis (2/1/2025).

“Dalam menjalankan amanah ini, ada dua aspek penting yang perlu kita perhatikan dan tingkatkan bersama, yaitu disiplin dan kinerja. Disiplin adalah fondasi utama dalam bekerja. Tanpa kedisiplinan, sulit bagi kita untuk mencapai hasil yang maksimal,” ujar Effendy Pohan, saat membacakan Pidato Pj Gubernur Sumut.

Selain itu, para ASN juga harus mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman. Di era digitalisasi dan persaingan global saat ini, ASN juga dituntut untuk bekerja lebih cerdas, inovatif, dan produktif, yakni dengan memanfaatkan teknologi informasi, dan terus meningkatkan kompetensi diri.

Disampaikan juga, beberapa prioritas pembangunan yang harus diwujudkan tahun 2025 ini, di antaranya adalah peningkatan kualitas pelayanan publik, terutama di bidang kesehatan, pendidikan, dan infrastruktur. Pengembangan ekonomi daerah yang berbasis pada potensi lokal. Serta penguatan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel.

“Kita dituntut untuk menjunjung tinggi nilai-nilai moral dan etika, baik dalam pekerjaan maupun dalam kehidupan sehari-hari. Disiplin bukan hanya tentang kehadiran tepat waktu, tetapi juga tentang bagaimana kita menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan dedikasi. Kinerja yang baik adalah hasil dari kerja keras, kerja sama, dan komitmen untuk memberikan yang terbaik,” katanya.

Di akhir amanatnya, Pj Gubernur juga berharap tahun 2025 sebagai tahun pencapaian yang membanggakan bagi Sumut, yakni dengan semangat kebersamaan, disiplin, dan kerja keras. 

“Saya yakin kita dapat mewujudkan Sumut yang mantap dan harmoni. Semoga Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, senantiasa memberikan kemudahan dan keberkahan dalam setiap langkah kita,” katanya.

Apel perdana diikuti para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan seluruh ASN di Lingkungan Pemprov Sumut. 

 sumber : Diskominfo Sumut 
Berita
29 November 2024

Sekdaprov Sumut Lantik Faisal Hasrimi sebagai Kadis Kesehatan

Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumatera Utara (Sumut) Arief S Trinugroho melantik Faisal Hasrimi sebagai Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan Provinsi Sumut. Pada saat bersamaan dilantik juga tujuh pejabat fungsional di Aula Tengku Rizal Nurdin, Jalan Jenderal Sudirman Nomor 41 Medan, Jumat (29/11). 

Pelantikan Faisal Hasrimi sebagai Kadis Kesehatan dilakuan setelah ia berhasil lolos seleksi pengisian jabatan pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut belum lama ini. 

Bersamaan dengan itu, Sekdaprov Arief juga melantik tujuh pejabat fungsional. Mereka adalah Jonny Hasael Purba (Auditor Ahli Muda pada Inspektorat Provinsi Sumut), Wina Widya (Auditor Ahli Pertama pada Inspektorat Sumut), Lestari M Siahaan (Auditor Ahli Pertama pada Inspektorat Sumut), Popy Fadillah Khairunnisa (Auditor Ahli Pertama pada Inspektorat Sumut), Roger Felix Sidabutar (Pengembang Kewirausahaan Ahli Muda pada Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah), Jeni Ariyani (Pengawas Koperasi Ahli Pertama pada Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah), Saorlina Erna Munte (Perawat Mahir pada pada UPTD Khusus Rumah Sakit Jiwa Prof. Dr. M. Ildrem).

Kepada pejabat yang baru dilantik, Arief meminta  untuk mampu menjabarkan tugas sesuai dengan tupoksinya dan berjalan sesuai standar operasional prosedur dan mekanisme yang telah ditetapkan. Serta yang paling penting hindarkan segala perbuatan yang tidak terpuji dan tercela, terlebih perbuatan korupsi, kolusi dan nepotisme, junjung tinggi core value ASN berakhlak. 

“Hilangkan kebiasaan buruk menunggu datangnya perintah, akan tetapi agar saudara proaktif dan melakukan inovasi, kreasi serta berperan aktif dan selalu berupaya untuk meningkatkan kinerja dan kerja produktif pada organisasi kerja saudara untuk memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh lapisan masyarakat,” ujar Arief.

Pada dasarnya,  menurut Arief, seorang pejabat pimpinan tinggi pratama selain merupakan pejabat penilai kinerja, juga merupakan seorang pengguna anggaran. Untuk itu wajib mematuhi ketentuan di bidang teknis, manajerial dan sosio kultural, sehingga jalannya roda kedinasan sesuai dengan koridor hukum yang berlaku.

Begitu pula bagi pejabat fungsional, harus mampu memiliki kompetensi seperti sikap kritis, kreatif, komunikatif dan kolaboratif, serta keterampilan yang sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya, terlebih lebih lagi para pejabat yang telah memenuhi syarat menjadi fungsional ahli pertama, dan ahli muda.

“Berilah kontribusi nyata bagi giat gerak pembangunan daerah di bidang tugasnya, beri bukti bahwa saudara adalah mampu dan cakap menduduki jabatan fungsional yang dipercayakan dan akan diemban ke depan. Begitu pula terhadap pejabat struktural wajib mengedepankan kepada kepemimpinan yang mengayomi dan menjadi contoh keteladanan bagi aparat di bawahnya,” kata Arief di hari terakhir masa tugasnya.
Berita
29 November 2024

Peringatan HUT Ke-53 Korpri, Pj Gubernur Sumut Harap Program-Program Korpri Semakin Aktif

Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Agus Fatoni mengharapkan program-program Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) semakin aktif. Hal ini bertujuan untuk membina kembali anggotanya untuk memperkuat jiwa korps pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN).

Hal ini disampaikan Fatoni saat menjadi pembina Upacara Peringatan HUT Ke-53 Korpri di Lapangan Astaka, Jalan Willem Iskandar, Deliserdang, Jumat (29/11). Melalui jiwa korps yang kuat diharapkan ASN mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Tugas kita berorientasi pada kesejahteraan masyarakat, kita perkuat kembali program-program Korpri untuk mewujudkan hal tersebut,” kata Fatoni.
Fatoni juga menjelaskan, melalui Undang-undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN), posisi ASN semakin jelas dalam penyelenggaraan tugas dan pembangunan nasional. Oleh karena itu, Fatoni meminta ASN menjunjung tinggi loyalitas dan berdedikasi tinggi terhadap tanggung jawabnya.

“Ini bertujuan agar kita satu visi dan misi dalam membangun bangsa, UU Nomor 22 Tahun 2023 mempertegas posisi ASN dalam pembangunan dan kita wajib mengimplementasikan hal tersebut,” kata Fatoni.

Hal lain yang menjadi perhatian Fatoni pada peringatan HUT Ke-53 Korpri yaitu, saat ini pemerintahan termasuk Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut memasuki babak baru pemerintahan. Diharapkan ASN memberikan dukungan penuh kepada pemimpin yang baru.

“Kita memasuki babak baru pemerintahan, sebagai ASN kita harus memberikan dukungan penuh kepada pemerintah demi kesejahteraan masyarakat,” tegas Fatoni.

Peringatan HUT ke-53 Korpri juga bertepatan dengan hari kerja terakhir Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumut Arief S Trinugroho. Arief akan memasuki masa purnabaktinya terhitung hari Senin (2/12), menyelesaikan 34 tahun pengabdiannya untuk negara.

“Berbagai tantangan sudah banyak yang dihadapi, banyak interaksi baik formal dan non formal dengan bapak/ibu sekalian, mohon maaf bila saya ada salah dalam memimpin, semoga provinsi yang kita cintai ini semakin maju,” kata Arief, usai upacara yang dihadiri seluruh ASN lingkup Pemprov Sumut.

sumber : Diskominfo Sumut
Berita
08 November 2024

Pj Gubernur Sumut Lakukan Rotasi di Pemprov, Minta Pejabat Cepat Adaptasi-Inovatif, Akademisi: Langkah Tepat Guna Tingkatkan Kinerja

Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Agus Fatoni diwakili Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Arief S Trinugriho secara resmi melantik pejabat pimpinan tinggi administrator, pengawas dan fungsional di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut. Kegiatan ini berlangsung di Aula Tengku Rizal Nurdin, Medan, Sumatera Utara, Jumat (8/11/2024).

Arief mengucapkan selamat dan sukses bagi mereka yang baru saja dilantik. Menurutnya, perpindahan tugas, rotasi jabatan, mutasi maupun promosi diperlukan untuk penyegaran organisasi.

"Bagi pihak lain mutasi, rotasi itu mungkin biasa. Tapi bagi Saya rotasi itu luar biasa karena disana akan ada perubahan lingkungan kerja dan tanggung jawab tentunya kita harap akan lebih baik lagi dari sebelumnya," jelas Arief.

Melalui pelantikan ini, Arief berharap dapat menjadi momen bagi para pejabat yang dilantik untuk melakukan perubahan. Dirinya juga mengingatkan sejumlah poin penting kepada para pejabat yang baru saja dilantik, di antaranya untuk cepat menyesuaikan diri dengan jabatan yang baru saja diembannya.

"Kepada para Bapak/Ibu juga saya minta untuk langsung bekerja dengan cepat dan kerja keras. Silakan untuk cepat menyesuaikan diri," kata Arief.

Dalam kesempatan ini, Arief juga meminta mereka untuk terus berinovasi menciptakan terobosan-terobosan baru di Provinsi Sumatera Utara. Tak hanya dirinya juga berpesan kepada pejabat yang baru saja dilantik untuk menjunjung tinggi loyalits dan profesionalitas.

"Tak kalah penting, dalam menyambut Pilkada jaga netralitas, ini pesan dari Bapak Pj Gubernur ya. Selanjutnya, jaga iklim kondusif. Saya minta Kasatpol PP yang baru juga bantu menjaga iklim kondusif," jelas Arief.

Arief juga menekankan tentang netralitas ASN dalam Pilkada serentak mendatang. Juga mengingatkan untuk menggunakan hak pilihnya dan jangan golput.

"Kita juga harus netral dan jangan lupa menggunakan hak pilih kita, jangan golput. Jangan sekali-kali golput, gunakan hak pilih kalian. Ini tolong disampaikan kepada yang lain agar jangan pernah golput, jika tidak ada yang bagus pilihlah yang terbaik yang ada. Jadi itu titipan pesan dari Bapak Pj Gub kepada kita semua dan banyak hal lain yang pernah disampaikan kepada Bapak Pj Gub kepada kita semua," sambungnya.

Kebijakan dan pelantikan ini mendapat apresiasi dari akademisi yang melihat langkah tersebut sebagai upaya pembaruan dalam tubuh birokrasi provinsi. Rotasi ini diharapkan mampu mempercepat peningkatan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat Sumut.

Dekan Fakultas Ilmu Sosial Ilmu Politik Universitas Sumatera Utara Hatta Ridho menilai langkah tersebut merupakan strategi yang tidak hanya menjaga keseimbangan birokrasi tetapi juga memberikan penyegaran kepada pejabat terkait.

"Pak Fatoni memahami betul bahwa untuk mencapai tujuan pembangunan yang optimal, dibutuhkan tim yang solid dan siap bekerja dengan inovasi. Rotasi ini adalah langkah cerdas untuk mendorong efektivitas kinerja,” kata Ridho.

Kemudian, Ridho menambahkan bahwa rotasi dan pelantikan tersebut sangat relevan, terutama dalam menjawab berbagai tantangan pemerintahan yang semakin kompleks dan tuntutan masyarakat yang makin tinggi.

"Seorang pemimpin tidak bisa hanya mengandalkan strategi lama. Dengan adanya rotasi, birokrasi menjadi lebih dinamis dan siap menjawab berbagai masalah dengan solusi yang inovatif dan adaptif," ujarnya.

Selain itu, Sekretaris Doktoral Studi Pembangunan Universitas Sumatera Utara Heri Kusmanto juga mengapresiasi langkah tersebut selain sebagai upaya penyegaran dalam tubuh birokrasi provinsi bukanlah sekadar mutasi tetapi sebuah penyegaran yang diperlukan bagi semua lini pemerintahan. Dia menegaskan bahwa langkah ini harus dilihat sebagai upaya konstruktif untuk menjaga stabilitas dan efisiensi pemerintahan di Sumatera Utara.

“Bagi pejabat yang beradaptasi di posisi baru, ini adalah kesempatan untuk membuktikan kemampuan dan komitmen mereka kepada masyarakat,” ucap Heri.

Kemudian, Sekretaris Doktoral Studi Pembangunan Universitas Sumatera Utara juga menyoroti pentingnya langkah Pj Gubernur Sumatera Utara Agus Fatoni untuk menjaga kredibilitas pemerintah provinsi. Menurutnya, upaya ini akan memberikan dampak jangka panjang bagi pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel.

"Rotasi bukan sekadar memindahkan jabatan, tetapi membangun kepercayaan publik bahwa pemerintahan terus berupaya memenuhi kebutuhan masyarakat. Fatoni telah menunjukkan keberanian dan komitmen untuk melakukan pembaruan, meski terkadang tidak semua pihak akan merasa senang dengan keputusan ini,” ucapnya.

Langkah rotasi ini diharapkan menjadi pondasi yang kuat bagi pemerintahan Sumatera Utara untuk berkembang lebih baik lagi. Pandangannya sebagai akademisi yang independen menjadi sebuah pengingat bahwa kepemimpinan yang efektif tidak takut membuat keputusan yang berani demi masa depan yang lebih baik.

Dengan adanya berbagai tantangan yang mengiringi kebijakan ini, publik diharapkan dapat melihat keputusan ini sebagai langkah positif dan bukti nyata untuk meningkatkan inovasi dan kinerja organisasi, dalam membawa perubahan untuk Sumatera Utara.

sumber : Diskominfo Sumut